Empat Atlet Jepang Terjerat PSK, Sebaiknya Prostitusi Ditutup Selama Asian Games

Ilustrasi tribunnews.com. 
Jakarta, ngokos.id -- Empat atlet basket Jepang dihukum. Tidak boleh main di Asian Games dan dipulangkan paksa ke negaranya. Ongkosnya pakai duit sendiri. Penyebabnya, mereka ketahuan ngeseks, nidurin PSK di kawasan Blok M Jakarta.

Segera, berita ini menjadi viral, memenuhi lama media online. Berita-berita atlet yang meraih emas mendadak tidak laku. Kalah viewer, kalah klik.

Dan karir ke empat atlet Jepang itu pasti nyungsep. senyungsep-nyungsepnya. Sulit dipulihkan. Karena arah berita, tak hanya mengupas skandal itu, tapi juga mengangkat profil masing-masing.

Mereka lahir kapan, dimana? Bagaimana memulai karirnya? Sekarang bermain di klub mana? Semua langsung diungkap. Bisa jadi mereka tidak hanya dipecat dari timnasnya tapi juga kehilangan pekerjaan karena dipecat klubnya. Karena dianggap mencoreng citra klub.

Tapi, Bagaimana mereka Ketahuan, tak ada yang tahu. Apakah mereka digrebeg satpol pp? Atau kepergok komite olah raga Jepang sendiri? Masih banyak tanda tanya yang tak terjawab.

Kalau mau jujur sih, apa yang dilakukan ke empat atlet Jepang itu: lelaki banget. Maksudnya, biasa dilakukan sebagian besar lelaki, kalau lagi ke luar kota. Apalagi duit banyak. Minimal pergi karaoke, karaoke dewasa.

Hanya satu kesalahan fatal ke empat atlet itu. Pakai seragam timnas Jepang ke tempat prostitusi. Andai tak pakai seragam, saya yakin sanksinya tak akan seberat itu. Dan tak akan dimediakan, tak dianggap mencoreng citra Jepang.

Tapi begini, bila memang atlit tak boleh ke prostitusi, kenapa penyelenggara Asian games tidak menutup tempat prostitusi selama penyelenggaraan.

Atau minimal, penginapan khusus atlet harus jauh dari tempat prostitusi. Tapi susah juga, aroma lendir, seberapa pun jauhnya, akan selalu tercium, walau berada di bawah kolong jembatan sekali pun.

Tapi tentu ada baiknya dibalik terungkapnya peristiwa itu. Atlet lain, yang juga berfikir mencicipi PSK Indonesia, namun belum nemu kesempatan. Pasti akan membuang jauh-jauh keinginannya itu. (*)

Post a Comment

0 Comments